Ambilah Kendali dan Ciptakan Kedamaian Dalam Diri Anda

Bebaskan diri dari berbagai masalah emosi, perilaku, kebiasaan buruk dan penyakit psikosomatis yang mengganggu kualitas hidup Anda, jalani kehidupan dengan fisik, mental, emosional dan spiritual yang damai

Aspek Penanganan Kami meliputi:

Personal

Terapi dalam format Private Individual

Couple

Terapi untuk penanganan masalah apapun yang berkaitan dengan pasangan

Family

Terapi untuk penanganan masalah apapun yang berkaitan dalam keluarga

Apakah salah satu atau lebih dari hal berikut terjadi pada Anda atau orang di sekitar Anda dan menimbulkan keresahan karenanya:

Dan banyak lagi aneka permasalahan lainnya…

Kabar baiknya adalah …

Tenang, tidak perlu khawatir… Program konseling dan terapi intensif kami didesain spesifik untuk membantu penanganan permasalahan emosional, perilaku, kebiasaan buruk dan penyakit psikosomatis, yang bersumber dari 5 Faktor: Alam Bawah Sadar, Jiwa, Pikiran, Energy dan Vibrasi; tempat dimana berbagai program penyebab permasalahan di masa kini tersimpan.

Jika metode terapi lainnya memerlukan waktu yang relatif lama untuk bisa menghasilkan perubahan dalam diri Anda, maka keistimewaan Terapi Intensif kami justru terletak pada fokus utama dari ke 5 Faktor diatas, sehingga proses kesembuhan Anda menjadi terarah, semakin cepat dan efektif.

Sekali program penyebab masalah Anda yang berhubungan dengan gejala masalah fisik, emosi dan perilaku di masa kini ternetralisir maka proses perubahan pun akan berlangsung sangat efisien.

Penting untuk diketahui…

Penanganan komplementer

Terapi Penyembuhan kami adalah program penanganan komplementer yang bersifat melengkapi (compliment). Dalam kedudukannya sebagai sebuah penanganan pelengkap/komplementer, program ini didesain untuk membantu melengkapi program penanganan medis dan/atau psikologis formal yang sudah ada, dan bukan untuk menggantikannya

Catatan buat Anda…

Tidak ada satu pun manusia yang betah berlama-lama menjalani permasalahan, terlebih jika hal itu sampai mengganggu kualitas hidup serta kebahagiaan dirinya dan keluarganya, hal itulah yang menjadikan siapa pun yang mengalami semua permasalahan di atas mencoba berbagai macam cara untuk ‘mengobati’ dirinya, mulai dari coba menahan diri dan mengalihkan perhatian dari masalahnya.

Mereka yang telah kelelahan mengalami berbagai permasalahan berkepanjangan di atas, yang juga telah kelelahan mencoba berbagai macam cara mandiri untuk mengobati dirinya sendiri, mulai menyadari keterbatasannya dan mulai berpikir untuk mencari bantuan penanganan profesional…

Pertanyaannya adalah: ketika semua upaya itu tak kunjung membawa hasil, lalu apa yang harus dilakukan? Sampai kapan akan terus bergelut dengan cara yang sama namun berharap-harap mendapatkan hasil yang berbeda?

Anda mau Meningkatkan Kualitas Hidup Anda kan??

Masalah yang terbantu teratasi

Penyakit Berat Menahun dan Sulit Sembuh

Pengembangan Diri

  • Dilema pembuatan keputusan, terjebak di antara dua atau lebih pilihan dilematis yang sulit ditengahi.
  • Merasa hampa menjalani kehidupan, tidak tahu nilai kebahagiaan diri.
  • Krisis nilai-nilai kehidupan, tidak tahu apa yang dicari dalam hidup, menjalani kehidupan yang seolah bukan kehidupan diri sendiri.
  • Sulit berkembang karena tidak tahu potensi dan kelebihan diri.

Kecanduan & Kebiasaan Buruk

  • Ketergantungan pada obat, benda atau perilaku tertentu: rokok, alkohol, judi, pornografi, dan lain sebagainya.
  • Kebiasaan buruk yang sulit dihilangkan: menggigit kuku, suka mengambil barang orang, mudah marah tanpa sebab yang jelas dll.

Produktivitas & Pencapaian

  • Produktivitas rendah, sulit mencetak pencapaian yang lebih tinggi karena terbelengu hambatan mental dan keyakinan diri yang membatasi.
  • Hidup seperti dalam perahu bocor, lelah antara ‘mendayung’ dan ‘membuang air yang masuk’ selalu ada saja masalah berdatangan dari berbagai arah yang menghabiskan energi kehidupan.

Pernikahan & Seksualitas 

  • Permasalahan dalam pernikahan-rumah tangga: sulit mengontrol emosi pada pasangan, obsesi seksual yang menyimpang ketika berhubungan, mudah tergoda wanita/pria lain, sulit terlepas dari bayang-bayang mantan atau sosok lain.
  • Permasalahan seksual pada pasangan: cemas berlebih ketika berhubungan, hasrat seksual berlebih yang mengganggu keharmonisan, ejakulasi dini dll.
  • Disorientasi: ketertarikan seksual pada sesama jenis.

Mengelola Stres/Stress Management

  • Melepaskan emosi negatif dari stres dan tekanan pekerjaan atau lingkungan
  • Rasa stres berlebihan dalam menjalani pekerjaan dan kehidupan.

Fobia, Trauma, Ketakutan/Kecemasan Berlebih

  • Fobia/ketakutan berlebih pada binatang tertentu: unggas, reptil, serangga, anjing, kucing dll.
  • Fobia/ketakutan berlebih pada situasi tertentu: ketinggian, tepat gelap, tempat sempit, keramaian, tempat sepi, dll.
  • Fobia/ketakutan berlebih pada orang tertentu: sosok berpenampilan seram dan sejenisnya (biasanya terjadi pada anak-anak).
  • Fobia/ketakutan berlebih pada perilaku tertentu: hilang kendali jika dibentak, diancam dll.
  • Penanganan trauma masa lalu.

Pelajar, Anak dan Remaja

  • Permasalahan anak dan remaja di sekolah: malas belajar, pemalu/sulit bergaul, sulit konsentrasi dan mengingat pelajaran,
  • Permasalahan anak dan remaja di rumah: kasar dalam berperilaku, stres karena pelajaran, stres karena perilaku buruk teman sekolah (bullying).

Motivasi & Kinerja

  • Masalah kepercayaan diri, sulit bersosialisasi dan berkomunikasi.
  • Semangat hidup dan semangat kerja yang meredup, menjalani kehidupan dan pekerjaan seolah tanpa gairah.
  • Rasa malas dan suka menunda.
  • Kesulitan tampil dan berbicara depan umum/presentasi/public speaking.
  • Sulit fokus, mudah teralihkan dalam berpikir.

Gangguan Tidur 

  • Insomnia, sulit tidur, kecemasan berlebih menjelang tidur, sering kali terbangun menjelang memasuki kondisi tidur.
  • Mimpi buruk berkepanjangan yang tidak diketahui maknanya.
  • Rasa kantuk berlebih tanpa sebab yang jelas, stamina rendah dan mudah lesu.

Psikosomatis*

  • Masalah psikologis, mental-emosional yang berdampak pada fisik, misalnya asma, migren dan maag, dll yang terjadi karena muatan emosional tertentu.
  • Sakit berkepanjangan yang tidak terdeteksi pemeriksaan medis.

*Catatan: khusus untuk keluhan ini memerlukan surat keterangan/referensi dari dokter/praktisi kesehatan yang berwenang yang menangani klien.

Dan banyak lagi manfaat lainnya yang bisa Anda konsultasikan lebih jauh, silakan hubungi kontak yang tertera untuk memastikannya langsung…..

Pentingnya Kejelasan

Jumlah sesi Penanganan yang berbeda untuk setiap masalah..

“Berapa sesi yang diperlukan untuk penanganan setiap masalah?” pertanyaan itu menjadi pertanyaan umum yang selalu diajukan para calon klien.

Jawabannya bersifat tegas: sebagaimana tidak ada detail permasalahan yang bersifat sama persis, maka jumlah sesi yang diperlukan pun tidak bisa dipastikan atau dijamin jumlahnya, jalannya penanganan konseling dan terapi dalam program ini selalu fokus pada proses dimana terapis dan klien mengevaluasi kemajuannya berdasarkan indikator keberhasilan yang sudah disepakati bersama.

Meskipun dari statistik selama ini masalah klien selesai dalam 1-2 sesi, sangat penting bagi klien untuk tetap berkomitmen penuh fokus pada proses dan mengevaluasi perkembangannya bersama-sama, termasuk mengantisipasi kemungkinan jika masalah atau situasi yang dialami klien sedemikian kompleks dan memerlukan jumlah sesi penanganan lebih.

Beberapa kompleksitas masalah memerlukan penyelesaian melalui sesi konseling, namun ada juga beberapa masalah lainnya yang memerlukan penyelesaian melalui sesi terapi, disinilah sesi bisa berlangsung dinamis sesuai dengan kebutuhan spesifik permasalahan. Bisa saja dalam satu sesinya klien hanya fokus menjalani sesi konseling, bisa juga klien hanya fokus menjalani sesi terapi, namun bisa juga menjalani keduanya, hal inilah yang akan dianalisa dan dikomunikasikan saat program berjalan.

Tentang Layanan

Proses penanganan dalam program ini memungkinkan kita untuk menelusuri sebuah masalah sampai ke akarnya yang paling dalam di pikiran bawah sadar dan menuntaskannya dengan lebih efektif.

Bukan berarti terapi yang dilakukan di pikiran sadar tidak efektif, karena semua memiliki kelebihan-kekurangannya masing-masing. Yang membuat terapi bawah sadar menjadi efektif karena perubahan yang terjadi di dalamnya akan langsung memberi dampak ke pikiran sadar.

Proses penanganan dalam program ini memungkinkan kita untuk menelusuri sebuah masalah sampai ke akarnya yang paling dalam di pikiran bawah sadar dan menuntaskannya dengan lebih efektif.

Seberapa permanen dampak kesembuhan dan/atau perubahannya? Mari ibaratkan asap dan api, sebagimana pepatah mengatakan: “Ada asap maka tentu ada api,” begitu juga ilustrasi dari perubahan dalam program ini, jika ‘sumber api’ atau akar masalah di pikiran bawah sadar sudah dinetralisir, maka sedianya ‘asap’ atau masalah pun tersembuhkan dan tidak akan muncul kembali.

Untuk menyatakan sebuah permasalahan sudah terselesaikan, diperlukan indikator keberhasilan yang bisa disepakati bersama oleh praktisi yang menangani dan klien yang menjalani penanganan. Berdasarkan evaluasi dua arah atas pemenuhan indikator keberhasilan dalam jangka waktu tertentu inilah baru sebuah masalah dinyatakan terselesaikan.

Ada kalanya terjadi kasus dimana masalah lama seolah kambuh kembali (relapsed), untuk mengantisipasi hal inilah periode evaluasi akan disepakati bersama untuk meninjau dan mengevaluasi seberapa konsisten sebuah perubahan bertahan sampai dinyatakan masalah sudah tertangani penuh.

Dalam kasus dimana masalah lama seolah kambuh kembali setelah melewati periode evaluasi, besar kemungkinan terjadi fenomena dimana terdapat akar masalah lain di pikiran bawah sadar yang teraktivasi di masa kini, namun dalam bentuk gejala yang sama dengan yang sebelumnya pernah ditampakkan, jika ini yang terjadi maka dalam hal ini penanganan lanjutan pun diperlukan untuk memastikan akar masalah tersebut bisa kembali terselesaikan secara penuh.

Semua kasus/masalah bisa kami tangani.

Pertama-tama, perlu dipastikan bahwa masalah yang dialami adalah benar psikosomatis, hal ini biasa diketahui dengan adanya rujukan/referensi resmi dari dokter yang menangani klien.

Psikosomatis merupakan masalah yang muncul secara fisik dalam diri klien namun biasanya tidak diketahui penyebabnya, dalam hal  ini emosi negatif terpendam dalam diri klienlah yang memunculkan penyakit-penyakit tersebut sebagai simtom.

Program ini memerlukan kejelasan bahwa psikosomatis yang dialami klien adalah benar adanya dan bukan penyakit fisik yang masih harus ditangani secara medis karena jika hal itu yang terjadi klien akan direkomendasikan klien menemui praktisi medis yang berwenang.

Program ini bisa difasilitasi pada siapa pun.

Khusus untuk penanganan kasus yang dialami anak-anak, program ini tidak bisa dilakukan begitu saja, melainkan harus melalui proses konseling yang memadai pada kedua orangtua sebelum diputuskan memfasilitasi proses terapi pada anak.

Dua alasan yang melandasi hal ini:

  • Anak adalah cerminan orang tua, seringkali masalah pada anak adalah cerminan dari masalah orang tua yang tidak terselesaikan, ketika masalah orang tua bisa terselesaikan sering kali masalah pada anak terselesaikan dengan sendirinya.
  • Anak adalah hasil dari pengasuhan lingkunganriwayat pengasuhan dan tumbuh kembang anak dari dulu sampai sekarang perlu diketahui secara spesifik untuk mengetahui dengan pasti stimulus penyebab masalah dalam diri anak sebelum menentukan rencana penanganan yang sesuai.

Seringkali masalah dalam diri anak terjadi karena masalah komunikasi antar orangtua atau pola pengasuhan yang tidak tepat, ketika stimulus penyebab masalah yang bersumber dari orangtua teratasi maka masalah dalam diri anak pun sembuh dengan sendirinya, hal inilah yang akan diulas dalam sesi konseling. Jika kedua orangtua anak tidak bersedia menjalani konseling maka proses penanganan pada anak tidak akan dilakukan.

Dimana saja bisa dan tidak memerlukan tempat khusus. (Senyamannya klien/Anda)

Untuk memastikan kualitas terapi yang optimal, satu sesi penanganan hanya diperuntukkan untuk penanganan satu aspek masalah saja. Untuk itu klien perlu menetapkan dengan hati-hati dan jelas apa yang paling utama dan penting untuk ditangani di 1 sesi penanganannya.

Proses penanganan sangat bergantung pada kepercayaan, untuk itu klien perlu percaya sepenuhnya pada praktisi yang menangani. Atas alasan itu pelaksanaan sesi penanganan dilakukan secara private-individualtanpa disaksikan pihak lain, orang terdekat sekali pun.

Kami menjamin kerahasiaan segala data dan riwayat sesi dari setiap kliennya. Jika klien ngotot untuk ‘ditemani’ dalam proses penanganan atau pengantar ngotot untuk ‘menyaksikan’ jalannya terapi, maka proses penanganan akan tetap dilaksanakan, dengan konsekuensi ditanggung oleh klien.

Secara mendasar, klien hanya perlu menjaga stamina fisiknya sebelum sesi penanganan, dengan makan dan jam istirahat yang cukup. Selebihnya, klien harus siap menjalani sesi penanganan dengan keterbukaan hati dan pikirankesediaan dan komitmen yang sungguh-sungguh untuk berubah.

Klien juga harus bersedia menjalankan bimbingan dengan sungguh-sungguh, termasuk menjalankan tugas-tugas yang diberikan, jika ada, untuk meningkatkan kualitas perubahan yang diperoleh di sesi penanganannya.

Proses penanganan merupakan kontrak upaya dan bukan kontrak hasil serta sebagaimana kode etik profesional praktisi yang wajib diikuti, program ini tidak menjamin kesembuhan atau perubahan kepada klien dengan iming-iming apa pun, yang dapat dijamin adalah: terapi dilakukan dengan standar yang sangat tinggi, yang telah terbukti efektif dengan statistik yang sangat tinggi dalam menangani berbagai kasus dengan beragam kompleksitas selama ini, kesembuhan dan keberhasilan terapi ditentukan oleh Tuhan YME dan kerjasama antara klien dan praktisi yang menangani.

Sebagaimana tidak ada detail permasalahan yang bersifat sama persis, maka jumlah sesi yang diperlukan pun tidak bisa dipastikan atau dijamin jumlahnya, jalannya penanganan konseling dan terapi dalam program ini selalu fokus pada proses dimana terapis dan klien mengevaluasi kemajuannya berdasarkan indikator keberhasilan yang sudah disepakati bersama.

Meskipun dari statistik selama ini masalah klien selesai dalam 1-2 sesi, sangat penting bagi klien untuk tetap berkomitmen penuh fokus pada proses dan mengevaluasi perkembangannya bersama-sama, termasuk mengantisipasi kemungkinan jika masalah atau situasi yang dialami klien sedemikian kompleks dan memerlukan jumlah sesi penanganan lebih.

Beberapa kompleksitas masalah memerlukan penyelesaian melalui sesi konseling, namun ada juga beberapa masalah lainnya yang memerlukan penyelesaian melalui sesi terapi, disinilah sesi bisa berlangsung dinamis sesuai dengan kebutuhan spesifik permasalahan. Bisa saja dalam satu sesinya klien hanya fokus menjalani sesi konseling, bisa juga klien hanya fokus menjalani sesi terapi, namun bisa juga menjalani keduanya, hal inilah yang akan dianalisa dan dikomunikasikan saat program berjalan.

Thank You

I Love You

Transformasi Diri Holistik

Perbaiki dan tingkatkan kualitas kehidupan pribadi, karir dan bisnis Anda melalui ragam pilihan program transformasi kami:

Artikel Populer

Chat Admin
KelasMastery.com
KelasMastery.com
Halo.. ada yang bisa Kami bantu??